Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hewan Penghasil Madu Selain Lebah

HEWAN PENGHASIL MADU
Apakah ada tawon, lebah tukang, kutu daun dan semut yang dapat menghasilkan madu selain lebah? 

Ya, tentu. 
Berikut sedikit ulasannya. 

Secara umum, madu dihasilkan dari lebah madu yang bersengat dan lebah tanpa sengat.

📌 Lebah bersengat
Ada beberapa spesies lebah madu di dunia, semuanya berasal dari Asia, Eropa dan Afrika. Yaitu;
- Apis laboriosa
- Apis dorsata
- Apis mellifera
- Apis cerana
- Apis florea
- Apis koschevnikovi
- Apis nigrocincta
- Apis nuluensis
- Apis andreniformis
Dari beberapa spesies lebah madu di atas, masih ada sub-spesies lainnya yg tidak disebutkan lebih terperinci, contohnya saja seperti lebah Apis mellifera yg terbagi hingga 33 sub-spesies. 

📌 Lebah tanpa sengat
Tak kurang dari 500 spesies lebah tanpa sengat di seluruh dunia, kebanyakan ditemukan di daerah tropis dan subtropis di Australia, Afrika, Asia Tenggara dan Amerika.
Dari semua spesies lebah tanpa sengat tersebut, semuanya dapat menghasilkan madu. Madu yang mereka hasilkan juga dapat dikomersialkan, ada yang banyak mengumpulkan madu ada juga yang sangat minim hasil madunya, itu disebabkan karena beberapa faktor diantaranya;
- Sumber vegetasi atau tanaman penghasil nektarnya
- Iklim, panas, hujan dan musim
- Jenis lebahnya
- dll. 

Lebah tanpa sengat ini juga merupakan penghasil madu yang sangat baik dan juga dapat dikelola sebagai penyerbuk tanaman yang efisien di beberapa daerah. Oleh sebab itu, ada yang menyatakan bahwa madu adalah bonus saja sedangkan fungsi utama mereka adalah sebagai penyerbuk tanaman. Semua lebah ini bisa dikatakan sebagai sahabat petani. 

Selain itu, madu mereka berbeda dari segi rasa, aroma dan warna jika dibandingkan dengan madu lebah bersengat. Madunya juga memiliki kandungan air yang lebih tinggi dan rasanya cukup tajam. Madu lebah tanpa sengat juga merupakan suplemen penting dan sumber penghasilan bagi banyak komunitas tradisional di seluruh dunia.

Selain dua 2 jenis penghasil madu di atas 👆, ada lagi penghasil madu lainnya, yaitu:
📌 Bumblebee
📌 Tawon
📌 Semut
📌 Kutu

- Bumblebee juga membuat madu, meskipun dalam skala yang sangat kecil. Nektar yang mereka simpan dalam pot madu sebagian besar untuk konsumsi ratu, untuk mempertahankan energinya selama reproduksi. Karena sangat sedikit koloni lebah yang terbentuk secara permanen, mereka tidak perlu menyimpan madu dalam jumlah besar. Hal ini membuat hampir tidak mungkin untuk mengelola lebah ini untuk produksi madu. Tetapi dari sini kita tau bahwa mereka juga menghasilkan madu tapi cukup untuk keperluan generasi mereka saja. 

- Tawon madu Meksiko
Lebah bukan satu-satunya hymenopteran yang membuat madu. Beberapa spesies tawon kertas, terutama tawon madu Meksiko (Brachygastra spp.), juga menyimpan kelebihan nektar di sarang kardus mereka. Masyarakat adat setempat menghargai tawon ini sebagai sumber makanan, pendapatan dan obat tradisional.
Sedangkan tawon yang ada di Indonesia kebanyakan malah menjadi predator bagi lebah madu, terutama di Kalimantan. Lebah madu khususnya mellifera sangat minim ada yang mampu bertahan dengan serangan tawon, oleh sebab itu lebah mellifera tidak bisa beradaptasi dengan baik di Kalimantan. Selain serangan predator juga ada faktor lainnya yg menyebabkan lebah mellifera tidak berkembang disana, diantara faktor alamnya dengan intensitas hujan yang tinggi serta beberapa tahun belakangan di Kalimantan sering terjadi kebakaran. 

- Semut memiliki gaya hidup yang mirip dengan lebah, serangga eusosial atau berkoloni, merupakan pengumpul nektar pada umumnya untuk kebutuhan koloninya. Dan dari beberapa spesies semut tersebut juga membuat madu.

"Honeypot ant" adalah nama umum untuk banyak spesies semut dengan pekerja yang menyimpan madu di perutnya. Individu-individu ini, yang disebut repletes, perut mereka dapat membengkak berkali-kali lipat ketika dipenuhi dengan nektar yang mereka makan. Mereka bertindak sebagai penyimpanan makanan untuk koloni mereka, tetapi uniknya semut ini juga dipanen oleh manusia, terutama oleh masyarakat adat di daerah kering.

Semut ini tidak hanya mengumpulkan nektar dari bunga, tetapi juga mengambil cairan pada kutu penghisap getah tanaman (disebut nectaries ekstrafloral), simbiosis mutualisme yang sangat bagus antara keduanya. 

- Kutu/Honeydew
Honeydew telah lama menjadi sumber gula yang berharga bagi budaya pribumi di banyak bagian dunia di mana lebah penghasil madu yg tergolong langka. Banyak hewan lain yang mencari bunga nektar, seperti lebah, lalat, kupu-kupu, ngengat dan semut juga memanfaatkan kutu ini untuk keberlangsungan hidupnya. Ini adalah salahsatu sumber daya yang sangat berharga selama musim dingin atau ketika sumber vegetasi bunga sudah langka. 

tidak hanya itu, honeydew ini juga sangat bermanfaat bagi keberlangsungan hidup serangga lain seperti; tokek, burung kecil penghisap nektar, serta glider yang mengambil cairan pada kutu tersebut. 

Itulah sedikit penjelasan dari kami, jika ada kekurangan serta penyampaian yang kurang berkenan, mohon untuk memberikan masukan yang membangun, saran serta komentar positif mengenai hal ini. 

Diambil dari beberapa jurnal dan literatur. 
Semoga bermanfaat untuk pegiat perlebahan di Nusantara ini.

Sumber artikel: https://www.facebook.com/100007300925741/posts/2851424798444190/

Post a Comment for "Hewan Penghasil Madu Selain Lebah"